|
| Untukmu (Harapanku)... |
| Jumat, 25 Maret 2011 |
Untukmu (harapanku)...
Ya ALLAH...
Bila hamba bertemu dengan seseorang
dan hamba jatuh cinta...
Izinkanlah hamba menjadi yang terbaik baginya
dan dia yang terbaik bagi hamba...
Ya ALLAH......
Bila Hamba menjadi suami seseorang
beri kekuatan pada hamba untuk Meneladani Rosulullah
Izinkanlah diri hamba menjadi pelindung baginya
izinkanlah wajah hamba menjadi kesenangan baginya
izinkanlah mata hamba menjadi keteduhan baginya
izinkanlah pundak hamba menjadi tempat melepas keresahan baginya
izinkanlah setiap perkataan hamba menjadi kesejukan baginya
Ya ALLAH......
Izinkanlah setiap pelukan menjadi jalan untuk lebih mendekat kepadaMU
izinkanlah setiap sentuhan menjadi perekat cinta kepadaMU
Izinkanlah setiap perpisahan menjdikan kami Sabar & Istiqomah diJalanmu
izinkanlah setiap pertemuan menjadikan kami Bersyukur kepadaMu
Ya Allah......
izinkanlah hati yang sangat halus ini tidak pernah merasa tersakiti
izinlanlah hati yang rentan ini tidak pernah merasa terkhianati
Izinkanlah Hati yang lemah ini tidak pernah merasa membanggakan diri
Ya ALLAH......
Yang jiwa kami ada dalam genggamanMU
maka izinkanlah jiwa kami selalu bertaut dalam cintaMU
Ya ALLAH......
Semoga kami berdua selalu berada dalam perlindunganMU Dunia Akhirat...Amiin Ya ALLAH Ya Rabbal 'Alamin |
posted by Jony Pamungkas @ 20.52   |
|
|
|
| Siapakah yang pantas disebut teroris??? |
|
Siapakah Yang Pantas disebut Teroris?- Apakah orang yg membela diri karena diserang?
- atau orang yg menyerang karena ingin menghancurkan?
Apakah Islam disebarkan dgn kekerasan, Apakah Nabi Muhammad Sholallahtu 'Alaihi wa Sallam, Abu Bakar Ash Shiddiq, Umar bin Khattab, Utsman bin Affan, Ali bin Abi Tholib, Abdurahman bin Auf, Umar bin Abdul aziz, Sholahuddin Al Ayyubi, Muhammad Al Fatih, dll...Hingga sampai kepada kita sekarang apakah disebarkan dgn kekerasan? ataukah dengan kasih sayang yg penuh ketegasan?Sebuah pertanyaan yang harus dijawab dengan Hati, Akal pikiran, budi, Realitas dan tentu saja Iman (Sesuai Dalil Al Qur'an). Agar kita tidak fitnah, bahkan menimbulkan fitnah pada yang lain yang membuat kita menyesal dimudian hari:) Ketegasan (dalam Kasih Sayang) itulah yg membedakan antara tindakan kita itu menyakiti atau menyayangi...^_^
Contoh sederhana: Islam mengajarkan kepada orang tua agar tegas dalam mendidik anak, tidak menyakiti, tetapi juga tidak memanjakan, mengajari Imu Agama, memberi contoh, juga teguran jika salah,,,jika anak sudah mulai dewasa (bisa membedakan benar-salah & baik-buruk) jika tak mau menjalankan Kewajiban(Sholat) maka pukulah, bukan untuk kekerasan(menyakiti) ataupun sikap cuek,(tak mau tau urusan anak), tapi menunjukan perhatian orang tua kepada anak juga wujud pertanggung jawabah atas amanah yang diberikan ALLAH TA'ALA...
Rosulullah Sholallahu 'Alaihi wa Sallam juga telah memberi contoh Ketegasan (dalam kasih Sayang) pada Putrinya; "Andaikan Fatimah mencuri maka, aku (Muhammad) sendiri yg akan memotong tangannya"...Perhatikan & Pahami juga Amalkan Sahabat Apakah Memotong Tangan merupakan sebuah kekerasan seperti dicontohkan Nabi???
Ataukah sebuah Ketegasan, yg merupakan Tanda Kasih Sayang Beliau kepada Putrinya, Agar Fatimah tidak mengambil Hak Orang Lain??? Untuk menegaskan bahwa peperangan Islam adalah peperangan yang bersifat mempertahankan diri maka Kita lihat ayat pertama yang yang telah mengizinkan perang kepada umat Islam pada waktu itu. Dalam Surah 22:39-41 ALLAH TA'ALA berfirman:
"[39]"Telah diizinkan (berperang) bagi orang-orang yang diperangi, karena sesungguhnya mereka telah dianiaya. Dan sesungguhnya ALLAH, benar-benar Maha Kuasa menolong mereka itu, [40] (yaitu) orang-orang yang telah diusir dari kampung halaman mereka tanpa alasan yang benar, kecuali karena mereka berkata: "Tuhan kami hanyalah ALLAH". Dan sekiranya Allah tiada menolak (keganasan) sebagian manusia dengan sebagian yang lain, tentulah telah dirobohkan biara-biara Nasrani, gereja-gereja, rumah-rumah ibadat orang Yahudi dan masjid- masjid, yang di dalamnya banyak disebut nama ALLAH. Sesungguhnya ALLAH pasti menolong orang yang menolong (agama)-Nya. Sesungguhnya ALLAH benar-benar Maha Kuat lagi Maha Perkasa, [41] (yaitu) orang-orang yang jika Kami teguhkan kedudukan mereka di muka bumi niscaya mereka mendirikan sembahyang, menunaikan zakat, menyuruh berbuat ma'ruf dan mencegah dari perbuatan yang mungkar; dan kepada ALLAH-lah kembali segala urusan." Dari sini kita bisa menyimpulkan bahwa peperangan Islam terjadi karena mereka itu terpaksa, terdesak oleh keadaan yang menuntut, karena mereka telah menjadi korban agresi, yaitu mereka yang telah diusir dari rumah-rumahnya, hanya karena keyakinan mereka.
dan faktanya ternyata Islam berkembang pesat adalah setelah masa-masa damai. Kita bisa melihat jumlah orang-orang yang memeluk agama Islam dalam masa yang penuh dengan cobaan-cobaaan selama 19 tahun mulai dari penerimaan wahyu pertama Rasulullah Sholallahtu 'Alaihi wa Sallamsampai dengan peristiwa Perdamaian Hudaibiyah adalah tak berarti sedikitpun jika dibandingkan dengan masa dua tahun masa damai sesudah Hudaibiah. Perkiraan paling banyak jumlah kaum pria yang ikut serta dalam perang sebelum Hudaibiah itu kurang lebih tiga ribu orang. Inilah jumlah yag paling banyak menurut perkiraan selonggar-longgarnya lasykar yang ikut pada perang Ahzab. Dibandingkan dengan itu jumlah lasykar Islam pada peristiwa penaklukan Mekkah meliputi 10.000 orang Islam. Tambahan tujuh ribu lasykar itu sedikit sekali yang masuk diantara masa Ahzab dan Hudaibiah dan dengan pasti jumlah yang sangat besar itu mmeluk Islam dalam masa damai dua tahun sesudah peristiwa Hudaibiah. Juga hingga kini Islam terus Berkembang dipenjuru Bumi, meski di fitnah sebagai Ajaran penyebar kekerasan, dan lain-lain.
Ingatlah sahabat Beberapa Hadits Tentang Jihad: Dari Abu Hurairah bahwa Rasulullah Shallallaahu 'alaihi wa Sallam bersabda: "Barangsiapa mati, sedang ia tidak pernah berjihad dan tidak mempunyai keinginan untuk jihad, ia mati dalam satu cabang kemunafikan." (Muttafaq Alaihi)
Dari Anas bahwa Nabi Shallallaahu 'alaihi wa Sallam bersabda: "Berjihadlah melawan kaum musyrikin dengan hartamu, jiwamu dan lidahmu." (Riwayat Ahmad dan Nasa'i. Hadits shahih menurut Hakim)
Dari 'Aisyah r.a: Aku berkata: Wahai Rasulullah, apakah perempuan wajib berjihad?. Beliau menjawab: "Ya, jihad tanpa ada peperangan di dalamnya, yaitu haji dan umrah." (Riwayat Ibnu Majah dan asalnya dalam kitab Bukhari)
Abdullah Ibnu Umar Radliyallaahu 'anhu berkata: Ada seseorang menghadap Rasulullah Shallallaahu 'alaihi wa Sallam meminta izin ikut berjihad (perang). Beliau bertanya: "Apakah kedua orang tuamu masih hidup?". Ia menjawab: Ya. Beliau bersabda: "Kalau begitu, berjihadlah untuk kedua orang tuamu." (Muttafaq Alaihi)
Ahmad dan Abu Dawud juga meriwayatkan hadits serupa dari Abu Said dengan tambahan: "Pulanglah dan mintalah izin kepada mereka. Jika mereka mengizinkan, berjihadlah, dan jika tidak, berbaktilah kepada mereka berdua."
dan beberapa Hadits lain tentang Kewajiban Jihad Mempertahankan dan Mengibarkan Kalimatullah...
So, Sangat Jelas kan:)
Islam adalah agama yang damai, kata Islam diturunkan dari akar kata bahasa Arab, salima yang berarti kedamaian, keselamatan, kepasrahan. Prinsip utama Islam dalam menentukan pilihan adalah “Tidak ada paksaan dalam agama, baik dalam bentuk-bentuk ancaman, kekerasan dan intimidasi dll. Islam tidak mengajarkan kebencian kepada satu kaum tertentu bahkan Islam mengajarkan untuk tetap berbuat baik walau kita benci kepada suatu kaum. Alquran mengatakan: “Janganlah hanya karena kebencian kepada suatu kaum kalian tidak berlaku adil terhadap mereka, sebaliknya berlaku adillah karena adil itu lebih dekat kepada taqwa.” (QS. Al-Maidah: 9).
Kalau ternyata di dalam Alquran terdapat “ayat-ayat pedang” yang dikatakan oleh para pengkritik Islam sebagai dasar ideologi umat Islam untuk melegalkan kekerasan atas nama Islam, maka hal itu sebenarnya adalah justru untuk mematahkan pedang-pedang orang kafir yang menghalangi terbentuknya kedamaian dan cinta kasih serta kebebasan dalam ibadah kepada Tuhan. Keadaan seperti itu adalah suatu keharusan karena jika tidak demikian maka hal itu akan menambah kehancuran bagi orang Islam pada waktu itu yang bertahun-tahun telah menjadi bulan-bulanan permusuhan para musuh Islam pada waktu itu, dari Islam masih seumur jagung sampai kepada masa berbuah ranum. dan Mungkinkah Tanpa Ketegasan , KeiIstiqomahan & Ketawakalan BerJIhad, Islam Masih Ada??? ALLAHU Alam...^_^ ALLAHU AKBAR! |
posted by Jony Pamungkas @ 18.02   |
|
|
|
|
|